Dapurrakyatnews – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalur Nasional Kerinci-Tapan, tepatnya di Kampung Jangki Ayam, Nagari Sungai Gambir Sako, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan, Jum’at (8/5/2026).
Sebuah mobil pick-up Mitsubishi L300 bermuatan buah duku terjun ke jurang sedalam 15 meter akibat supir hilang kendali menghindari mobil yang berselisih.
Berdasar Informasi yang dihimpun Polsek Basa Ampek Balai (BAB) Tapan, mobil pickup Mitsubishi L300 dengan nombor polisi BA 8264 GP tersebut dikemudikan oleh Syafrianto (49), warga Tanjung Gadang Ampiang Parak Timur Sutera ,Kabupaten Pesisir Selatan. Ia ditemani seorang kernet bernama Fiski Yopi (39).
Kapolsek BAB Tapan Iptu Usman Kamal, SH.MM, menjelaskan kronologi awal kecelakan terjadi ketika kendaraan bermuatan buah duku tersebut melaju dari arah kerinci menuju Tapan dengan kecepatan sedang.
Namun, saat melintasi jalan menurun dan bertingkungan melintas sebuah mobil Suzuki Carry dari arah berlawanan kemudian mobil pick-up Mitsubishi L300 mengalami hilang kendali sehingga sopir mobil pick-up Mitsubishi L300 membanting stir ke arah kiri dan terjun ke jurang Sungai yang berada di sisi kiri jalan dari arah kerinci..
”Kejadiannya di kampung Jangki Ayam Nagari Sungai Gambir Sako Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Mobil langsung masuk ke jurang dan kandas di aliran sungai,” ujar Iptu Usman.
lanjutnya, akibat insiden tersebut, baik sopir maupun kernet mengalami luka-luka dan benturan di tubuh. Keduanya telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan mendapatkan perawatan medis.
Mobil yang mengangkut buah duku mengalami kerusakan cukup parah setelah menghantam dasar sungai.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan tengah menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi teknis kendaraan dan medan jalan.
Kapolsek Iptu Usman Kamal mengimbau seluruh pengemudi, khususnya yang melintas di jalur kerinci–Tapan, agar lebih berhati-hati, terutama di area jalan dengan tikungan tajam dan turunan curam.
”Kami mengingatkan pengguna jalan untuk memperhatikan kecepatan dan kondisi kendaraan, apalagi di jalur yang rawan seperti kawasan tikungan tajam dan turunan curam,” imbaunya.
