Berita  

Pemkab Sumenep Finalisasi Pemberangkatan Jamaah Haji 2026, Ini Jadwal dan Skemanya

Jamaah haji

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah memastikan kesiapan fasilitasi keberangkatan jamaah haji tahun 2026. Sebanyak 1.343 calon jamaah haji asal Sumenep akan diberangkatkan dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 77, 78, 79, dan 81.

Untuk mendukung kelancaran proses tersebut, pemerintah daerah menyiapkan sedikitnya 39 unit bus sebagai sarana transportasi menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setdakab Sumenep, Kamiluddin, menyampaikan bahwa mekanisme pemberangkatan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Titik pemberangkatan dipusatkan di sisi timur GOR A. Yani Sumenep.

“Secara mekanisme dan prosedur tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Pusat pemberangkatan direncanakan dari GOR A. Yani sisi timur dan akan dilepas langsung oleh Bupati atau Wakil Bupati,” ujar Kamiluddin. Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, meskipun seluruh jamaah diberangkatkan pada hari yang sama, yakni 11 Mei 2026, namun waktu keberangkatan tiap kloter akan disesuaikan dengan jadwal masuk ke asrama haji.

“Karena ada empat kloter dengan jadwal masuk asrama yang berbeda, maka waktu keberangkatan akan kami sesuaikan dengan estimasi perjalanan dari Sumenep ke Asrama Haji Sukolilo,” jelasnya.

Pihaknya juga telah menyusun strategi teknis pemberangkatan, termasuk pengaturan waktu keberangkatan masing-masing kloter. Informasi detail tersebut akan disampaikan saat kegiatan manasik akbar.

“Kami sudah menyusun perencanaan, termasuk jam keberangkatan tiap kloter. Nanti akan kami sampaikan saat manasik akbar sekaligus pelepasan simbolis oleh Bupati di Gedung Korpri,” tambahnya.

Kamiluddin mengimbau para jamaah agar sudah berada di lokasi pemberangkatan minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan guna memudahkan proses pengecekan administrasi dan kelengkapan.

“Kami minta jamaah sudah hadir satu jam sebelum berangkat agar proses pengecekan berjalan lancar dan pemberangkatan bisa tepat waktu,” katanya.

Perjalanan menuju Asrama Haji Sukolilo diperkirakan memakan waktu sekitar enam jam, termasuk waktu transit untuk melaksanakan ibadah salat.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan agar pengantar jamaah tidak berlebihan demi menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi.

“Kami berharap setiap jamaah hanya didampingi satu orang pengantar. Ini penting agar tidak terjadi kepadatan dan lalu lintas tetap lancar,” tegasnya.

Rekayasa lalu lintas nantinya akan dilakukan oleh Polres Sumenep dengan dukungan dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Perkimhub) Kabupaten Sumenep.

Sementara itu, kegiatan manasik akbar dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 09.00 WIB di Gedung Korpri dan akan dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep.

Exit mobile version