Jokowi Pecat Pejabat Pertamina Yang Tidak Pro Kebijakan Pemerintah

Jokowi pecat pejabat PT Pertamina yang tidak pro kebijakan Pemerintah

JAKARTA, DapurRakyatNews – Pemerintah Indonesia terus mendorong pengunaan komponen produk dalam negeri, guna meningkatkan daya saing produk industri dalam negeri.

Maka wajar, jika ada pihak yang tidak mendukung kebijakan pemerintah akan tergusur atau terdepak. Seperti yang diungkapkan Menteri Koordinator bidang kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan kepada awak media.

Menurut Luhut, Presiden Joko Widodo marah dan memecat langsung pejabat tinggi PT Pertamina (Persero).

Pejabat tersebut dipecat Presiden karena tidak pro kebijakan pemerintah tentang TKDN atau Tingkat Kandungan Dalam Negeri, Presiden marah kenapa masih impor padahal kebijakan TKDN sudah diterbitkan.

Namun sampai berita ini diturunkan belum terkonfirmasi siapa saja 2 pejabat yang dipecat Presiden Joko Widodo.

“Bikin pipa ini ramai, tadi Pertamina ngawurnya minta ampun, padahal sudah bisa dibuat di Indonesia. Bagaimana itu kecintaan kita pada Idealisme kita masing kurang,” ujar Luhut dalam rakornas BPPT, Selasa (9/3/2021).

Sebelumnya Presiden Jokowi pernah meminta untuk optimalisasi TKDN untuk produk produk yang dipasarkan di Indonesia.

“Perdagangan kita harus meningkatkan TKDN. Ini sering saya ulang untuk komponen dalam negeri, komponen dalam negeri, komponen dalam negeri. Produk dalam negeri, Produk dalam negeri, produk dalam negeri,” ujar Presiden Jokowi, Kamis (4/3/2021).

Presiden menilai peningkatan TKDN, harus bermanfaat bagi semua pihak. Kementerian Perindustrian menargetkan nilai TKDN mencapai 43% pada tahun 2020 dan naik menjadi 50% pada tahun 2024. Target ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2021-2024.

|BACA JUGA: Prostitusi Online Pelajar di Sidoarjo, Imbalan 300 Ribu Sekali Kencan

Pewarta: R. Shurdi
Editor: Team J.P.K.P
Publisher: Pemred
Salam Perjuangan Tanpa batas

Exit mobile version