Berita  

Disnaker Sumenep Gelar 8 Pelatihan di 2024, Fokus Kembangkan Potensi Wisata hingga Multimedia

Disnaker
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep, Heru Santoso, S.STP, M.H.

Dapurrakyatnews – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Sumenep, terus berinovasi dalam meningkatkan keterampilan masyarakat di tahun 2024. Melalui berbagai program pelatihan, Disnaker berkomitmen menciptakan tenaga kerja yang kompeten di berbagai bidang.

Hingga tahun ini, Disnaker telah mengadakan delapan pelatihan yang tersebar di wilayah kepulauan dan daratan, dengan fokus utama pada bidang menjahit, tata rias, desain grafis, dan multimedia.

Kepala Disnaker Sumenep, Heru Santoso, S.STP, MH, menyatakan bahwa program pelatihan ini dirancang untuk memberikan keterampilan yang relevan dan dibutuhkan oleh pasar kerja saat ini.

“Selain menggelar pelatihan, kita juga akan melaksanakan program pemagangan di bidang perhotelan, yang harapannya dapat diaplikasikan langsung di dunia kerja,” ujar Heru saat ditemui di kantor Disnaker Sumenep, Jumat (30/8/2024).

Pelatihan yang telah dimulai sejak Mei 2024 mencakup bidang menjahit dan tata rias, sementara pelatihan desain grafis dan multimedia saat ini sedang dalam proses pelaksanaan. Ke depannya, pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2024, Disnaker juga berencana menambah jenis pelatihan yang lebih spesifik, termasuk pelatihan terkait pengembangan potensi wisata dan pelatihan untuk petugas keamanan atau satpam.

Heru menegaskan bahwa pelatihan ini terbuka untuk semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Namun, hingga kini, belum ada peserta pelatihan yang berasal dari kelompok tersebut.

“Kami sangat terbuka, terutama bagi saudara-saudara kita yang penyandang disabilitas, untuk turut serta dalam pelatihan yang kami adakan,” tuturnya.

Untuk mempermudah akses informasi terkait program dan jadwal pelatihan, Disnaker Sumenep mengandalkan akun Instagram resminya.

“Masyarakat bisa mengunjungi akun Instagram Disnaker Kabupaten Sumenep untuk mengetahui lebih lanjut tentang program, jadwal, dan cara mendaftar pelatihan. Sementara ini, kami memaksimalkan akun tersebut sambil menunggu proses pengembangan website resmi Disnaker,” tambah Heru.

Selain mengadakan pelatihan, Disnaker juga melakukan monitoring pasca pelatihan guna mengevaluasi perkembangan peserta dan mengidentifikasi kendala yang mungkin dihadapi.

“Monitoring ini penting sebagai bahan evaluasi kami agar dapat membuat kebijakan yang lebih tepat dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Heru.

Dengan berbagai pelatihan yang diselenggarakan, Disnaker Sumenep berharap dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut dan mendukung pengembangan ekonomi lokal. Dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat menjadi kunci suksesnya program ini.

Exit mobile version