Dapurrakyatnews – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak seluruh insan koperasi untuk terus menjaga semangat gotong royong, memperkuat solidaritas, meningkatkan tata kelola organisasi, serta memperluas kolaborasi. Menurutnya, langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan koperasi yang sehat, maju, modern, dan berdaya saing.
Ia menilai koperasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan usaha yang berlandaskan nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan partisipasi aktif seluruh anggotanya. Karena itu, keberadaan koperasi harus terus diperkuat agar mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan di tengah perkembangan zaman.
“Insan koperasi harus memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional sekaligus penggerak ekonomi kerakyatan di daerah,” kata Achmad Fauzi saat memimpin Apel Peringatan Hari Koperasi ke-79 Kabupaten Sumenep Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, koperasi juga dituntut mampu bertransformasi agar dapat menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai gerakan ekonomi rakyat.
“Koperasi harus bertransformasi dengan meningkatkan tata kelola organisasi sehingga mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai gerakan ekonomi rakyat,” ujarnya.
Achmad Fauzi menegaskan, penguatan tata kelola menjadi salah satu faktor utama dalam membangun kepercayaan anggota maupun masyarakat terhadap koperasi.
“Penguatan tata kelola merupakan salah satu kunci utama untuk membangun kepercayaan anggota maupun masyarakat. Dengan tata kelola yang baik, koperasi akan tumbuh semakin sehat dan mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi,” tuturnya.
Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berkomitmen mendukung perkembangan koperasi melalui berbagai program, mulai dari pembinaan, pendampingan, pelatihan hingga fasilitasi agar koperasi mampu berkembang secara berkelanjutan.
“Kami akan terus memberikan dukungan kepada koperasi melalui berbagai program agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para anggota dan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, ia memandang sinergi antara pemerintah, gerakan koperasi, dunia usaha, dan lembaga keuangan menjadi modal penting untuk memperkuat koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, mandiri, dan berkeadilan.
“Hari Koperasi harus menjadi momentum untuk meningkatkan inovasi demi mewujudkan koperasi yang maju, tangguh, dan mampu menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat serta kemajuan Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.
Penulis : A Junaidi
Editor : Redaksi






