Home / Tak Berkategori

Bencana Alam Banjir di Kabupaten Tabalong, Polisi dan BPBD Bantu Warga Terdampak

- Editorial Team

Jumat, 27 Mei 2022 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Wilayah perkotaan di Kabupaten Tabalong, khususnya wilayah kecamatan Murung Pudak. Terdampak banjir akibat luapan anak sungai Kabupaten Tabalong, pada Kamis (26/05/2022) siang.

Terdata sejumlah 7 titik lokasi banjir di wilayah Kecamatan Murung Pudak, yaitu di Komplek Anugrah Regency 2 Kel.Belimbing Raya. Air yang semula menggenangi Jalan lingkungan dan rumah warga sebanyak 30 buah rumah , dan untuk saat ini Air sudah mengalami penurunan. Hanya menggenagi jalan perumahan dan rumah warga saat ini, tidak ada yang terendam.

Komplek Citra Persada Indah (CPI) Rt. 014 Kelurahan Mabuun untuk saat ini, Air sudah menggenangi jalan lingkungan komplek dan merendam rumah warga dengan ketinggian Air 10 – 80 Cm. Untuk rumah yang terendam saat ini kurang lebih 84 buah rumah, serta terdampak banjir 272 buah rumah, serta pantauan akhir jam 16.20 wita luapan air mengalami penurunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komplek Swadarma Lestari Kelurahan Mabuun kondisi luapan air, sudah menggenangi jalan lingkungan komplek dan merendam rumah warga, dengan ketinggian Air 15 – 30 Cm dan untuk rumah yang terendam saat ini kurang lebih 20 buah rumah. Pantauan kondisi air jam 16.20 wita mengalami penurunan.

Baca Juga:  Polres Tala Cetak Hattrick Predikat Pelayanan Publik Sangat Baik

Komplek Bumi Tabalong Damai (BTD) Kelurahan Mabuun, untuk saat ini Air sudah menggenangi jalan lingkungan kompek dan merendam rumah warga, dengan ketinggian Air 15 – 50 Cm, untuk rumah yang terendam saat ini kurang lebih 25 buah rumah serta kondisi air mulai surut. Pantauan kondisi air jam 16.20 wita, mengalami penurunan.

Komplek Pondok Karet Permai, Jalan AMD Maluyung Rt.16 Kelurahan Mabuun, luapan air sudah menggenangi jalan lingkungan kompek, jembatan maluyung dan merendam rumah warga dengan ketinggian Air 15 – 80 Cm, diatas lutut orang dewasa dan untuk rumah yang terendam saat ini kurang lebih 50 buah rumah. Pantauan kondisi air jam 16.20 wita masih mengalami kenaikan, akibat kiriman dari daerah hulu Wilayah Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak.

Baca Juga:  Polisi di Banjarmasin Sita 1,4 Kg Sabu, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Komplek Mahligai Rt.13 Kelurahan Mabuun luapan air sungai sudah menggenangi jalan perumahan, dan merendam rumah warga dengan ketinggian Air 20 – 50 Cm dan untuk rumah yang terendam saat ini sebanyak 10 buah rumah. Pantauan kondisi air jam 16.20 wita mengalami penurunan.

Jalan Pertamina Rt. 07 Mabuun dengan kondisi luapan Air menggenagi akses jalan perumahan, dan merendam rumah warga dengan ketinggian Air kurang lebih 15 – 35 Cm. Dan 7 buah rumah tendam banjir akibat luapan air sungai. Pantauan kondisi air jam 16.20 wita mengalami penurunan.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, S.H., S.I.K., M.Med.Kom melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Tabalong Aipda Irawan Yudha Pratama mengatakan, hasil dari pantauan langsung dilokasi banjir dan data dari petugas bhabinkamtibmas Polsek Murung Pudak wilayah perkotaan di Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong ada 7 titik lokasi yang terdampak bencana banjir.

Baca Juga:  Kendarai Motor Roda Dua, Kapolres Tabalong Kunjungi Kediaman Warakawuri dan Purnawirawan

“Bencana banjir akibat tingginya curah hutan di Tabalong meningkat, sehingga luapan air dari anak sungai Tabalong meluap,” kata Kapolres

Dari 7 titik lokasi banjir tersebut, luapan air sudah berlangsung surut, namun luapan air anak sungai masih mengalami peningkatan di lokasi Komplek Pondok Karet Permai, Jalan AMD Maluyung Rt.16 Kel. Mabuun.

“Petugas Bhabinkamtibmas Polsek Murung Pudak masih berada di lokasi bersama BPBD Kab. Tabalong serta UPBS Tabalong membantu warga yang terdampak bencana banjir,” tambahnya.

Polres Tabalong menghimbau kepada warga untuk menjaga anak anaknya, untuk tidak bermain di pinggiran aliran Sungai. Mengingatkan warga untuk mematikan jaringan atau arus Listrik dan Peralatan Elektronik, guna menghindari Konsleting Listrik dan menghindarai terjadinya tersetrum aliran Listrik.

Mengawasi barang berharga, surat – surat dan barang berharga lainnya, guna mencegah terjadinya kejahatan pencurian.

Lakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak BPBD, dalam Pendirian dapur umum sementara untuk masyarakat yang terdampak banjir.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
‎Sumur Bor di Sumenep Semburkan Air Disertai Bau Gas, Sempat Terbakar Saat Disulut Api
Polresta Sumenep Siapkan Tiga Posko untuk Dukung Pencarian KM Virgo Transport 8
Kasus Sabu, Dua Pria di Kecamatan Kota Sumenep Diamankan Polisi
Tragis! Nelayan Camplong Sampang Tewas Bersimbah Darah, Diduga Diserang OTK
Bapenda Sumenep: Manfaatkan Peluang Keringanan PBB-P2, Ingat Jatuh Temponya ‎
Pemkab Sumenep Peringati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Dorong Pramuka Aktif Dukun Ketahanan Pangan dan Lingkungan
Bapenda Sumenep: Penghapusan Denda PBB-P2 Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah kepada Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Selasa, 15 September 2026 - 06:58 WIB

‎Sumur Bor di Sumenep Semburkan Air Disertai Bau Gas, Sempat Terbakar Saat Disulut Api

Minggu, 13 September 2026 - 20:11 WIB

Polresta Sumenep Siapkan Tiga Posko untuk Dukung Pencarian KM Virgo Transport 8

Sabtu, 12 September 2026 - 22:36 WIB

Kasus Sabu, Dua Pria di Kecamatan Kota Sumenep Diamankan Polisi

Kamis, 10 September 2026 - 14:26 WIB

Tragis! Nelayan Camplong Sampang Tewas Bersimbah Darah, Diduga Diserang OTK

Berita Terbaru