Home / Tak Berkategori

Internet Desa Solusi Disparitas Kepulauan

- Editorial Team

Senin, 19 April 2021 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi geografis kabupaten Sumenep (Photo/FerrySaputra)

Ilustrasi geografis kabupaten Sumenep (Photo/FerrySaputra)

SUMENEP, DapurRakyatNews – Wilayah Kabupaten Sumenep terdiri dari jajaran kepulauan, terdapat 126 pulau besar dan kecil. Sehingga disparitas antara daratan dan kepulauan menjadi masalah yang tak kunjung usai. Pembangunan infrastruktur di kepulauan seperti anak tiri, Jauh tertinggal dari Sumenep daratan.

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi seperti Internet menjadi solusi untuk membuka ruang isolasi kepulauan. Dengan adanya jaringan internet, desa desa di kepulauan dengan mudah mengakses berbagai informasi di bidang pemerintahan, pertanian, peternakan dan lainnya dengan lebih cepat.

Visi Misi Presiden RI Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) yang kita kenal adalah “Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan,” sangat berkaitan erat dengan pembangunan dan pengembangan desa.

Visi Misi Presiden Jokowi ini juga didukung dan dilindungi Undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang termaktub dalam Undang-undang Desa Pasal 86 Ayat 1-3, yang berbunyi; “Desa berhak mendapatkan akses informasi melalui sistem informasi desa yang dikembangkan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib mengembangkan sistem informasi desa dan pembangunan kawasan pedesaan.”

Lalu bagaimana internet bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi disparitas kepulauan di Sumenep?, berikut beberapa aplikasi penggunaan internet untuk desa dalam meningkatkan pembangunan desa di kepulauan.

Pertama; Transparansi Anggaran Desa.
Melalui internet, pemerintah desa dapat mengupdate penggunaan anggaran di website desa dan warga bisa langsung memantau realisasi anggaran desa.

Baca Juga:  Lagi, Satres Narkoba Polres Pesisir Selatan Amankan 4 Pelaku penyalahgunaan Narkoba

Kedua; Media Komunikasi Desa, menyebarkan informasi kepada seluruh warga desa, seperti berita penting, pengumuman warga, peringatan dini, regulasi baru, dan lainnya. Juga mempermudah komunikasi dan koordinasi antar desa.

Ketiga; Sistem Informasi Desa.
Dengan Sistem Informasi Desa Online menjadikan pemerintah desa dapat update data desa dengan mudah serta dapat diakses dengan cepat oleh Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, membuka peluang investasi lebih mudah.

Keempat; Jualan Online.
Banyak desa di kepulauan yang mempunyai potensi desa namun tidak dikenal masyarakat luas. Cara yang paling efektif untuk memperkenalkan produk-produk desa keluar desa adalah dengan jualan online melalui internet.

Kelima; Pengembangan BUMDes.
Selain akses internet mendorong Badan Usaha Milik Desa dalam mempromosikan produk-produk lokalnya menggunakan saluran E-commerce atau market place. BUMDes juga dapat bekerja sama dengan start-up lokal menggunakan Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi aktivitas ekonomi desa.

Baca Juga:  Breeking News : Bertolak dari Pelabuhan Boom Banyuwangi, KM Zidan Hilang Kontak

Baca Juga : Diduga Ada Penyimpangan Pendistribusian BBM Tower PT. XL Axiata di Kepulauan

Dengan internet sebuah desa yang terisolasi secara geografis mampu menembus batas hingga ke seluruh dunia. Desa menjadi sumber dan akses ekonomi yang sangat besar, kreativitas warga akan lebih terarah, pendidikan yang lebih baik yang pada akhirnya dapat menggali potensi desa lebih maksimal untuk mengejar ketinggalannya dengan Sumenep daratan.

Penulis : Ferry Saputra
Editor : D. Julak
#PerjuanganTanpaBatas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Mata Haru Nenek Fatimah Sambut Bansos Jumat Berkah Satlantas Polres Sampang
Imam Hasyim Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Sumenep, Berikut Nama-namanya
Forsekdesi Sumenep Tebar Kepedulian, Wabup Imam Hasyim Bicara Keberkahan
Bupati Sumenep Tekankan Kualitas dan Keberimbangan dalam Karya Jurnalistik
Pemkab Sumenep dan Blitar Buka Ruang Kolaborasi di Sektor Pertanian hingga Kelautan
Bupati: Ritual Tatorbangan Desa Torbang, Upaya Merawat Warisan Leluhur Ditengah Perubahan Zaman
DKR Sampang Soroti Pasien BPJS yang Pulang Paksa dan Dibebani Biaya Umum
‎Harhubnas ke-55, KSOP Kalianget Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:05 WIB

Air Mata Haru Nenek Fatimah Sambut Bansos Jumat Berkah Satlantas Polres Sampang

Jumat, 18 September 2026 - 10:51 WIB

Imam Hasyim Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Sumenep, Berikut Nama-namanya

Kamis, 17 September 2026 - 19:40 WIB

Forsekdesi Sumenep Tebar Kepedulian, Wabup Imam Hasyim Bicara Keberkahan

Kamis, 17 September 2026 - 19:39 WIB

Bupati Sumenep Tekankan Kualitas dan Keberimbangan dalam Karya Jurnalistik

Kamis, 17 September 2026 - 19:37 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Buka Ruang Kolaborasi di Sektor Pertanian hingga Kelautan

Berita Terbaru