Berita  

Warga Kepulauan Akhirnya Nikmati Terang: Pemkab Sumenep Resmikan 5 PLTS, yang Tersebar di 3 Kecamatan

PLTS
Kepala Desa Brakas, H Syamsul Arifin, saat bersama dengan Camat Raas, Kepala DPMD, Anwar Syahroni Yusuf dan pihak PLN, saat peresmian PLTS di Dusun Kalosot, Desa Brakas, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep.

Dapurrakyatnews – Setelah sekian lama mendambakan penerangan yang layak, masyarakat kepulauan di Kabupaten Sumenep akhirnya bisa bernapas lega. Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama pemerintah pusat memberikan perhatian serius, dengan menghadirkan fasilitas penerangan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kamis (26/6/2025).

Pemkab Sumenep meresmikan lima unit PLTS yang tersebar di sejumlah wilayah kepulauan. Peresmian dipusatkan di Dusun Kalosot, Desa Brakas, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, dan dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara daring.

Kelima PLTS tersebut terdiri dari tiga unit di Desa Brakas yakni di Dusun Talangin Aeng, Dusun Talango Tengah, dan Dusun Kalosot. Sementara dua unit lainnya berada di Pulau Manok, Kecamatan Nonggunong, dan satu unit lagi di Kecamatan Sapeken.

Kepala Desa Brakas, H. Syamsul Arifin, MR, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada Bupati Sumenep, Achmat Fauzi Wongsojudo, PT PLN (Persero), dan instansi terkait lainnya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden yang telah menghadirkan penerangan melalui tenaga PLTS. Kini masyarakat kami bisa menikmati listrik seperti masyarakat di perkotaan,” ungkapnya.

“Sekali lagi, kami sampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, Bapak Bupati, PLN, dan semua pihak yang telah memperjuangkan ini,” ucap H. Syamsul dengan penuh haru.

Peresmian tersebut turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, perwakilan dari PT PLN (Persero), Camat Raas, dan para kepala desa se-Kecamatan Raas.

Hadirnya PLTS ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap pemerataan pembangunan, terutama di wilayah-wilayah terluar yang selama ini minim akses listrik.

Masyarakat pun menyambut dengan antusias karena penerangan ini akan mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial di daerah mereka.

Exit mobile version