Dapurrakyatnews – Setelah mengawali pagi dengan rutinitas ibadah, pengusaha HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy, menerima kabar mengejutkan dari timnya terkait potensi besar di Gugusan Teluk Kangean, Jawa Timur.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Intercontinental West Lake Hotel, Hanoi, Vietnam, HRM Khalilur berbagi kisah tentang inspirasi bisnis baru yang muncul di tengah persiapan pertemuan dengan tamu, dari Vietnam untuk membahas perdagangan batubara.
“Tamu dari Vietnam ini adalah teman lama dari Hai Phong, yang secara kebetulan melihat saya di Restoran Batavia semalam. Kami sebenarnya sudah berjanji untuk bertemu pukul 11.00, namun mereka datang lebih awal,” kata HRM Khalilur.
Meski sedikit terkejut, dia pun memutuskan untuk meluangkan waktu sebelum pertemuan, dan merenungkan laporan terbaru dari timnya di Madura dan Lombok Timur.
Saat itu, inspirasi baru muncul dalam benaknya. HRM Khalilur menyampaikan bahwa potensi budidaya laut, terutama untuk kerapu dan teripang, merupakan peluang bisnis yang menjanjikan, terutama di kawasan Teluk Kangean.
“Saya mendapatkan laporan dari tim di Gugusan Teluk Kangean. Ada puluhan teluk di sana dengan total luas lebih dari 5.000 hektar. Masing-masing teluk memiliki karakteristik unik yang cocok untuk berbagai jenis budidaya, seperti kerapu, lobster, dan teripang,” ujarnya.
HRM Khalilur melihat ini sebagai peluang besar untuk memperluas bisnisnya dengan membentuk holding baru, di bawah BALAD Grup, yaitu BATERA Grup untuk budidaya teripang dan BAKERA Grup untuk budidaya kerapu.
“Kami akan memaksimalkan potensi ini. Teluk Kangean memiliki teluk terbuka dengan ombak besar yang ideal untuk budidaya kerapu, dan teluk tertutup dengan karang tanpa ombak cocok untuk budidaya lobster. Sementara teluk yang dangkal dan berlumpur sangat potensial untuk budidaya teripang,” tambahnya.
“Saya memanjatkan syukur kepada Allah karena di Gugusan Teluk Kangean ini, saya bisa mengembangkan budidaya lobster, kerapu, dan teripang. Ini adalah berkah bagi kita semua,” pungkasnya.
