Percepatan Program Bupati, BAPPEDA Melaksanakan Asistensi dan Intensif

Percepatan Program Bupati, BAPPEDA Melaksanakan Asistensi dan Intensif
Photo : Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumenep, Yayak Nurwahyudi [dok/Agus]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Sumenep, melakukan kegiatan asistensi dan pendampingan intensif dalam rangka percepatan perencanaan program prioritas Bupati demi pelaksanaan roda pemerintahan 4 tahun ke depan. Acara yang digelar di Kota Batu, Malang, berlangsung selama dua hari sejak hari ini, Kamis (27/05).

Pemerintah Kabupaten Sumenep saat ini sedang berada pada proses masa transisi, dibawah kepemimpinan Achmad Fauzi, S.H, M.H, Bupati Muda ini, ada tiga agenda besar yang menjadi fokus BAPPEDA Sumenep untuk dilaksanakan, guna menyongsong pemerintahan selama empat tahun.

Fokus pertama adalah perlunya Perbup untuk menindaklanjuti Perda Struktur Organisasi yang telah dimiliki Sumenep. Lalu fokus berikutnya yaitu, menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Baca Juga : Alih-Alih, Dinkes Hanya Tanggung Biaya Rawat dan Pengobatan

Mengingat pentingnya pembahasan ketiga fokus agenda besar tersebut, maka diadakan kegiatan asistensi dan pendampingan intensif selama dua hari di Kota Batu, Malang. Seperti yang dijelaskan secara gamblang oleh Kepala BAPPEDA Sumenep, Yayak Nurwahyudi, kepada Dapur Rakyat News secara eksklusif.

“Sejak awal tahun kita berproses menyiapkan RPJMD, menyiapkan RKPD serta juga menyiapkan tugas dan fungsi OPD sebagai tindaklanjut Perda Struktur Organisasi yang sudah kita miliki.” Jelasnya.

Menurut Yayak Nurwahyudi, terjadinya momentum ketiga proses tersebut berlangsung dalam waktu yang bersamaan, dimana pada bulan Juni ini RKPD harus sudah tertata dan dievaluasi oleh Inspektorat Sumenep.

“RKPD tidak bisa didetailkan apabila target-target Pak Bupati di RPJMD beserta Tusi-tusinya belum bisa tertata, OPD mana yang melaksanakan dan apa saja tugasnya. Kemudian itulah yang memicu harus adanya percepatan. Maka kemudian diadakan asistensi dan pendampingan intensif, untuk bisa menyelesaikan tiga fokus dokumen tersebut dalam waktu sesingkat – singkatnya.” Terang Kepala BAPPEDA.

Baca Juga : Angkatan 92 SDN Pragaan Laok I Launching Web

Saat ditanyakan, kenapa asistensi pendampingan intensif tersebut harus dilaksanakan di luar kota, Yayak Nurwahyudi mengungkapkan.

“Kemarin itu teman-teman dari pendamping (Konsultan dari UB_red) sudah datang ke Sumenep dua hari berturut-turut, untuk menyelesaikan target kinerja dari masing-masing kegiatan. Ternyata belum dapat terselesaikan karena kekritisannya teman-teman OPD, yang dalam memutuskan satu indikator saja dapat berdiskusi dengan panjang, sehingga terbentur oleh keterbatasan waktu.” Ungkapnya.

Lebih lanjut Kepala BAPPEDA Sumenep mengutarakan, bahwa Tenaga Ahli (TA) Bupati Sumenep juga diundang agar dapat memberikan masukan sejalan keinginan Bupati atas kegiatan yang tertuang dalam RKPD.

Sementara dikesempatan berbeda, Dapur Rakyat News menghubungi TA Bidang Pariwisata Sumenep, Dr. (Cand) Ahmad Faidlal Rahman, SE.Par., M.Sc., yang juga diundang pada kegiatan asistensi dan pendampingan intensif yang di selenggarakan oleh BAPPEDA Sumenep, untuk meminta tanggapannya atas acara tersebut.

“Ya mas kami diundang oleh BAPPEDA agar dapat mengkritisi yang konstruktif, kegiatan yang tercantum dalam RPJMD. Agar dapat sesuai dengan harapan Bupati yang menginginkan akslerasi pembangunan di Sumenep, khususnya di sektor pariwisata.” Tutur Faid.

Baca Juga : Penegak Perda Bertindak, Pengelola Mengelak

Pewarta : Faldy Aditya
Editor     : Agus Junaidi

Exit mobile version