Berita  

Pemkab Sumenep Gelar Manasik Akbar dan Pelepasan Jamaah Haji 2026

Jamaah haji

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah menggelar Manasik Akbar dan Pelepasan Simbolis Jamaah Haji Tahun 2026 di Gedung Korpri Sumenep, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut diikuti jamaah haji asal Kabupaten Sumenep yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter) dan dijadwalkan mulai berangkat ke Tanah Suci pada 11 Mei 2026 mendatang. Pelepasan simbolis dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumenep mengingatkan seluruh jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan, etika, akhlak, dan tata krama selama menjalankan ibadah haji. Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar.

“Jaga kesehatan dengan baik, pola makan harus diperhatikan, banyak minum air putih, dan istirahat yang cukup. Selain itu, seluruh jamaah juga diharapkan mengikuti arahan petugas dan pembimbing haji agar pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan aman,” ujar KH Imam Hasyim.

Ia juga mengimbau jamaah agar tidak membawa barang secara berlebihan, termasuk rokok, mengingat tujuan utama keberangkatan adalah untuk beribadah.

“Boleh membawa rokok secukupnya, tetapi jangan berlebihan karena kita berangkat untuk melaksanakan ibadah, bukan untuk berdagang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Sumenep, Kamiluddin, S.Pd.I, mengimbau para jamaah agar membatasi jumlah pengantar saat keberangkatan menuju Stadion Ahmad Yani Sumenep.

Menurutnya, kebijakan tersebut dilakukan guna menghindari penumpukan kendaraan dan kemacetan di sekitar lokasi pemberangkatan jamaah haji.

“Yang diperbolehkan masuk ke lokasi yakni satu jamaah dengan satu orang pengantar. Tujuannya agar tidak terjadi kepadatan yang dapat mengganggu proses pemberangkatan,” ungkapnya.

Kamaluddin, S.Pd.I, juga memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi jamaah haji, termasuk tenaga kesehatan di setiap bus serta armada ambulans.

Meski demikian, pihaknya berharap seluruh jamaah tetap menjaga kondisi kesehatannya sehingga fasilitas medis tersebut hanya digunakan jika benar-benar diperlukan.

“Harapan kami seluruh jamaah haji asal Kabupaten Sumenep sehat walafiat sejak berangkat hingga kembali ke rumah masing-masing,” pungkasnya.

Exit mobile version