Berita  

Pemdes Banyuputih Gelar Malam Puncak HUT Kemerdekaan ke 79, Begini Pesan Kades Banyuputih

Banyuputih
Siswa-siswi dari salah satu Sekolah Dasar di wilayah Banyuputih memukau penonton dengan penampilan teaterikal yang menggambarkan perjuangan rakyat Indonesia saat merebut kemerdekaan dari penjajahan Belanda.

Dapurrakyatnews – Pemerintah Desa Banyuputih menggelar Malam Puncak Peringatan HUT RI pada Rabu malam (28/8/2024), dengan menampilkan berbagai kesenian daerah. Acara ini dimeriahkan oleh para penari asli warga setempat yang berasal dari berbagai dusun di wilayah desa tersebut.

Kepala Desa Banyuputih, H. Juharto, menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif, dalam menyukseskan berbagai kegiatan peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia.

H. Juharto menyatakan kebanggaannya atas kekompakan semua unsur masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan peringatan HUT RI tahun ini. “Semoga kekompakan dan kerja sama ini dapat terus meningkat. Tahun depan, kami akan berupaya menggelar peringatan yang lebih meriah,” ujarnya.

“Tahun depan, kami berupaya menggelar acara yang lebih meriah dengan hadiah yang lebih besar. Kami juga berencana menampilkan seluruh kesenian yang ada di desa tercinta ini,” imbuhnya.

Siswa-siswi dari salah satu Sekolah Dasar di wilayah Banyuputih memukau penonton dengan penampilan teaterikal yang menggambarkan perjuangan rakyat Indonesia saat merebut kemerdekaan dari penjajahan Belanda. Aksi tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat yang hadir, hingga banyak di antaranya merapat ke panggung untuk menyaksikan lebih dekat.

Dalam pertunjukan itu, para siswa menampilkan kisah heroik para pejuang kemerdekaan yang harus menghadapi kekejaman penjajah, dengan rakyat turut menjadi korban dalam perjuangan tersebut. Banyak pejuang harus mengorbankan nyawa mereka untuk meraih kemerdekaan, sebuah pengorbanan besar yang berhasil membuat penonton terharu.

“Pada tahun depan, kami akan berupaya menyelenggarakan acara ini dengan lebih meriah, meningkatkan hadiah, serta menampilkan seluruh kesenian yang ada di desa tercinta ini,” ungkapnya.

“Kami memilih menampilkan kesenian khas Banyuputih, karena merupakan warisan budaya daerah yang harus kita lestarikan bersama,” imbuhnya.

Kades Banyuputii bersama Camat Banyuputih, Danramil, Kapolsek Banyuptih dan Pembina beserta Sekjen Apdesi, M Inar.

Kepala Desa Banyuputih, H. Juharto, mengungkapkan rasa bangganya terhadap berbagai kesenian, yang ditampilkan oleh warga dari berbagai dusun dalam peringatan HUT RI ke-79. Meskipun baru sebagian kecil yang ditampilkan, Juharto menilai hal tersebut sudah menunjukkan kemampuan warga Banyuputih, baik pemuda maupun dewasa, dalam berkreasi dan melestarikan budaya masing-masing dusun.

“Ini membuktikan bahwa seluruh warga Banyuputih memiliki potensi untuk menampilkan kekayaan budaya lokal,” ucapnya.

Di antara kesenian yang ditampilkan adalah pencak silat “Nusantara Muda”. Juharto berharap kekompakan ini dapat ditingkatkan, melalui kerja sama antara pemerintah desa dan warga dalam membangun desa.

“Kami sangat berharap pemerintah desa dapat lebih berperan aktif dan memberikan usulan untuk memajukan Desa Banyuputih,” tambahnya.

“Semoga Desa Banyuputih yang kita cintai ini ke depan menjadi lebih maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.

Turut dihadiri oleh Danramil 08 Banyuputih, Kapten Inf. Basuki Rahmat, S.Sos., Kapolsek Banyuputih Kompol Sulaiman, S.H., Pembina APDESI, H. Harto Binar (Kades Sumber Anyat), Sekjen APDESI, M. Inar (Kades Mangaran), Ketua Fatayat Ranting NU Banyuputih, serta seluruh ketua RT dan RW, BPBD, Ketua LPM, dan tokoh masyarakat setempat.

Exit mobile version