Berita  

‎Pelajar Asal Kerinci yang Hilang Tenggelam Diterjang Ombak di Pantai Sumedang Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

Ombak

Dapurrakyatnews, – Seorang remaja bernama Arif (17), warga Kerinci, Provinsi Jambi yang dilaporkan hilang setelah terseret ombak di kawasan Pantai Sumedang, Nagari Nyiur Malambai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

‎Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (30/6/2025) sore sekitar pukul 17.00 WIB saat mandi berenang di pantai.

‎Berdasarkan informasi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Pesisir Selatan, korban diketahui sedang mandi bersama tiga temannya di sekitar lokasi kejadian.

‎Nahasnya, ketika mereka sedang asyik mandi berenang di pantai, tiba-tiba ombak besar datang dan menggulung Dan menyeret mereka ketengah.

‎Akibat peristiwa tersebut, Arif terseret ombak dan hilang dalam gulungan ombak yang besar. Sementara tiga temannya berhasil menyelamatkan diri dari gulungan ombak.

‎Laporan diterima oleh pihak berwenang satu jam kemudian, tepatnya pukul 18.00 WIB. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Satgas SAR/TRC BPBD Pesisir Selatan, unsur Forkopimca Kecamatan Ranah Pesisir, perangkat Nagari, serta warga setempat langsung dikerahkan untuk melakukan upaya pencarian.

‎Pencarian dilakukan pada Senin pagi (30/6/2025) mulai pukul 07.30 WIB. Setelah lebih dari enam jam melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 14.05 WIB.

‎Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesisir Selatan, Defri Siswardi, menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

‎“Kami turut berduka atas musibah ini. Terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan warga yang turut membantu proses pencarian korban. Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengunjung pantai, agar senantiasa waspada terhadap potensi bahaya di laut, terutama saat cuaca ekstrem dan ombak tinggi,” ujar Defri Siswardi, Senin (30/6/2025) sore.

‎Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa ke fasilitas medis terdekat untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Exit mobile version