Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop dan UKM) menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan.
Hal ini ditandai dengan pelaksanaan pasar murah saat kunjungan kerja Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, ke Sumenep, Sabtu (23/8/2025).
Baca juga : Moh Ramli, Birokrat Senior yang Dinilai Layak Pimpin Sekretariat Daerah Sumenep
Kepala Disperindagkop dan UKM Sumenep, Moh. Ramli, S.Sos., M.Si., mengatakan pasar murah ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
“Kami hadirkan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga sekitar 10 persen di bawah harga pasar. Ini bentuk kontribusi kami untuk meringankan beban masyarakat dan menjaga ketahanan pangan,” jelas Ramli saat ditemui di lokasi kegiatan.
Selain bahan pokok, dalam pasar murah tersebut juga dipamerkan berbagai produk unggulan UMKM lokal, seperti batik khas Sumenep, jamu tradisional, hingga aneka kuliner.
“Kami manfaatkan momentum ini untuk mengenalkan produk-produk UMKM Sumenep. Respon masyarakat luar biasa, dan Gubernur juga sangat mengapresiasi kualitas produk kita,” tambahnya.
Ia juga menambahkan, bahwa operasi pasar selain diadakan hari ini bertepatan dengan kunjungan Gubernur Jawa Timur, pihaknya di tahun 2025 ini telah melaksanakan kegiatan pasar murah dibeberapa titik dalam rangkan mendukung ketahanan pangan.
Pelaksanaan pasar murah tersebut juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Kodim, Polres, UPT teknis, hingga Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Operasi pasar digelar di sejumlah titik, seperti Pasar Anom dan beberapa pasar kecamatan.
“Pelaksanaannya kami atur agar merata. Pembelian dibatasi, baik dari sisi nominal maupun jumlah item per orang, agar semua masyarakat bisa mendapatkan,” ungkapnya.
Tak hanya fokus pada pangan, Disperindagkop Sumenep juga aktif mempromosikan UMKM ke tingkat nasional dan internasional. Produk batik binaan dinas tersebut dijadwalkan akan tampil dalam ajang promosi daerah di Sulawesi, awal September mendatang.
“Ini bentuk dukungan kami terhadap pelaku UMKM lokal. Produk batik Sumenep sudah kami koordinasikan agar tampil dalam berbagai event nasional dan internasional. Produk kita istimewa, dan layak untuk bersaing di pasar luas,” tegas Ramli.
