SUMENEP, DapurRakyatNews – Makin merebaknya Covid-19 di wilayah Kepulauan Sumenep, membuat Koarmada II TNI-AL (Komando Armada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut) menerjunkan pasukan dan bantuan.
Subscribe👉 Dapur Rakyat News TV
Kondisi geografis wilayah Kecamatan Sapeken yang berbentuk gugusan pulau, memisahkan desa-desa di Kecamatan Sapeken yang berjumlah 11 desa. Hal tersebut pun menimbulkan persoalan tersendiri dalam penanganan Pandemi Covid-19 yang terus meningkat di Kepulauan Sapeken sejak minggu lalu.
Berbagai macam permasalahan, mulai dari Nakes (Tenaga Kesehatan) yang berjatuhan, kelangkaan logistik kesehatan hingga sulitnya armada transportasi merujuk pasien. Membuat derita masyarakat Kepulauan penghasil Migas ini semakin terasa.
Baca Juga : Situbondo Kirim Pulang Warga Ra’as Yang Terkonfirmasi Reaktif
Melihat hal tersebut, Koarmada II TNI-AL segera bertindak responsif untuk ikut membantu penanggulangan Covid-19 di Kepulauan Sapeken. Hari ini, Selasa (29/6) Koarmada II menggelar Vidcon Rakor (video conference Rapat Koordinasi) Persiapan vaksinasi dan bantuan logistik kesehatan untuk Kepulauan Sapeken, bersama Pemkab Sumenep, dan beberapa tokoh masyarakat.
Dari pantauan DapurRakyatNews yang juga mengikuti vidcon tersebut, tampak hadir mengikuti jalannya kegiatan, Ketua DPD J.P.K.P Sumenep Agus Junaidi, K.H. Mohammad Sholahuddin A. Warits atau yang karib disapa Ra Mamak, Koordinator Nasional Jaringan GUSDURian Indonesia Alissa Qotrunnada Munawaroh putri sulung dari mendiang Gus Dur.
Baca Juga : Tak Dapatkan Perhatian Pemkab Sumenep, Warga Pulau Ra’as Gotong Royong Membangun Tangkis Laut
“Mabes (Markas Besar) TNI-AL memberi komando untuk dapat menjalankan setiap hal yang dapat dilakukan di Kepulauan Sapeken,” jelasnya.
Plt. Camat Sapeken H. Moh. Jailani, S.Pd., M.Pd., yang diminta menjelaskan situasi dan kondisi terkini di wilayah yang dipimpinnya kepada peserta vidcon mengatakan.
“Update info hari ini Selasa (29/6), lonjakan kasus (+) 52 orang dengan rincian meninggal 3 orang, Nakes 19 orang, umum 33 orang. Dari 33 warga umum tersebar di Desa Sapeken 16 orang, Pagerungan Besar 7 orang, Sepanjang 7 orang, Tanjung Kiaok 2 orang, Sadulang 1 orang.” Urainya.
Baca Juga : Kepulauan Sumenep Darurat Covid-19, RS Terapung Hanya Mengapung
Lebih lanjut H. Jailani mengungkapkan bahwa total yang terkonfirmasi tersebut masih dapat bertambah. “Apabila dilakukan tracing dengan lebih ketat, besar kemungkinan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 akan lebih banyak lagi.” Paparnya.
Agus Junaidi Ketua DPD J.P.K.P Sumenep yang dimintai tanggapannya sesaat setelah dirinya usai mengikuti vidcon, mengapresiasi dan bersyukur atas cepat serta tanggapnya Koarmada II TNI-AL.
“Saya apresiasi dan berterima kasih atas respon cepat dan tanggap Koarmada II TNI-AL. Sekaligus, saya sebagai masyarakat Sumenep prihatin terhadap kinerja OPD (Organisasi Perangkat Daerah Sumenep) Pemkab Sumenep.” Tegasnya.
Baca Juga : Mengejutkan, Kerumunan Massa Dihadiri Orang Nomor Dua Sumenep
Menurut Agus dengan hadirnya Koarmada II TNI-AL membantu menangani situasi gawat darurat Covid-19 di Kepulauan Sapeken. Secara tidak langsung menyentil OPD terkait yang terkesan lamban mengatasi permasalahan yang ada.
Direncanakan Koarmada II TNI-AL akan mengadakan vaksinasi dan pembagian APD (Alat Pelindung Diri) pada 5 titik di Wilayah Kepulauan Sapeken. Tetapi Syaiful Petugas Puskesmas Sapeken sempat memberikan masukan agar dapat ditambah menjadi 11 titik, mengingat Kecamata Sapeken yang terbagi menjadi 11 desa.
DapurRakyatNews pun sempat menyapa Ra Mamak saat vidcon berakhir, dan Ra Mamak menyatakan dirinya akan mengusahakan agar dapat hadir di Kepulauan Sapeken.
Baca Juga : Asas Keadilan Bagi Mahasiswa Sapeken Dicederai Bupati Sumenep
“Alhamdulillah saya sehat, mohon maaf saya belum dapat hadir di Sapeken, InsyaAllah dalam waktu dekat.” Sapa Ra Mamak
