Berita  

Balad Grup Perkuat Kemitraan Internasional untuk Meningkatkan Ekspor Perikanan Budidaya

Balad
CEO Balad Group HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy.

Dapurrakyatnews – Bandar Laut Dunia Grup (BALAD Grup) semakin mengukuhkan langkahnya dalam dunia perikanan budidaya dengan menjalin kemitraan strategis bersama pengusaha dari tiga negara, yaitu Vietnam, Singapura, dan China.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong Indonesia, menjadi pemain utama dalam industri ekspor lobster dan perikanan budidaya dunia.

Sebagai negara dengan konsumsi perikanan budidaya terbesar di dunia, China menjadi mitra utama dalam kerja sama ini. Pendiri dan pemilik BALAD Grup, HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, secara langsung mengunjungi para calon mitra di China, untuk memastikan kredibilitas mereka.

Ia menelusuri jaringan usaha mereka dan mempelajari pasar perikanan budidaya di negara tersebut. Dari hasil pertemuan tersebut, para pengusaha China menyatakan dukungan mereka terhadap visi besar BALAD Grup untuk menjadikan Indonesia sebagai jawara ekspor lobster dunia.

Selain China, pengusaha dari Singapura juga menyatakan dukungan penuh terhadap upaya BALAD Grup dalam mengembangkan sektor perikanan budidaya di Indonesia. Sementara itu, mitra dari Vietnam diajak untuk bekerja sama secara harmonis guna menghindari persaingan yang tidak sehat dan memastikan keuntungan bersama.

Sebagai bagian dari langkah konkret kerja sama ini, sebanyak 8 pengusaha dari China dan 5 pengusaha dari Singapura dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 16 Februari 2025, dengan berbagai agenda kunjungan seperti :

– Berkunjung ke hatchery di Situbondo

– Meninjau gugusan Teluk Kangean, Madura, selama tiga hari

– Melakukan survei potensi Loketaru, yang meliputi komoditas lobster, kerapu, teripang, anggur laut, rumput laut, dan udang

Sementara itu, 9 pengusaha dari Vietnam dijadwalkan datang pada minggu kedua Maret 2025 dengan agenda kerja yang serupa.

Tidak hanya berfokus pada wilayah Kangean, Madura, BALAD Grup juga akan memperluas usaha perikanan budidaya ke beberapa provinsi di Indonesia, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Utara (SULUT), Kepulauan Riau (KEPRI), Maluku, Jawa Tengah, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan DKI Jakarta.

Dengan semangat tinggi dan visi besar, HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy menegaskan tekadnya untuk menjadikan Indonesia sebagai kiblat baru dunia dalam usaha perikanan budidaya.

“Demi Allah, bumi aku taklukkan untuk kemanusiaan,” ujarnya dengan penuh keyakinan. Minggu (16/2/2025).

Bismillah, BALAD Grup siap membawa kejayaan bagi perikanan budidaya Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan nelayan Nusantara.

Exit mobile version