Berita  

Tim Monitoring Kecamatan Panji Survei ke Desa Tenggir

Monitoring
Camat Panji Andi Jaka Setiawan dengan didampingi oleh Kepala Desa Tenggir, bersama tim saat di lokasi jembatan Desa Tenggir

Dapurrakyatnews – Tim monitoring tingkat kecamatan yang dipimpin oleh camat Panji Andi Jaka S., melakukan monitoring pada proyek jembatan di Desa Tenggir, kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo.  Selasa (28/5/2024)

Proyek Jembatan di Desa Tenggir yang bersumber dari Dana Desa tahun 2023 sebesar 67 juta, dari awal dikerjakan memang mendapat sorotan dari beberapa aktivis dan awak media. Kini Jembatan tersebut dikerjakan ulang karena ambruk.

Sugito, Kepala Desa Tenggir,  membenarkan bahwa Jembatan itu ambruk. Namun ambruknya Jembatan itu bukan karena kualitasnya, jembatan tersebut sudah sempat dimanfaatkan oleh masyarakat hampir satu tahun, termasuk sempat dimanfaatkan oleh petani setempat.

“Jembatan itu adalah jembatan kecil yang akan menghubungkan ke desa tetangga, di area tersebut, kami akan melaksanakan pembukaan jalan baru dan saat ini sedang berlangsung, berupa pengiriman tanah urug untuk pemadatan jalan,” ungkapnya.

Namun di luar dugaan, beberapa hari lalu saat sedang dilakukan pengiriman tanah urug, truc pengangkut mengalami masalah, yaitu gardan truck tersebut lepas sedang posisi truck berada di tengah – tengah jembatan. Ketika itu juga jembatan ambruk, namun empat hari berikutnya kami langsung lakukan perbaikan hingga saat ini.

“Terkait beberapa rekan – rekan awak media yang kabarnya saya tidak merespon saat di telpon, itu tidak benar. Di keseharian saya jarang pegang HP mas,” terangnya.

Monitoring

lanjutnya, apalagi ketika saya ada di rumah, saya lebih sering pegang Handpone kecil atau hp biasa. Sebab ketika di rumah hampir tiap hari banyak tamu, terutama warga.

“Saya selalu menghargai insan pers, jadi secara pribadi dan kedinasan saya mnta maaf, jika ada beberapa rekan Pers yang tidak bisa menghubungi saya via telpon”, ucapnya.

Di tempat yang sama, Camat Panji Andi Jaka S pada awak media menerangkan, bahwa memang benar telah terjadi jembatan ambruk di Desa Tenggir, dan sudah dilakukan perbaikan hingga saat ini.

“Jembatan itu saat ini sedang dilakukan perbaikan, bahkan perbaikannya di awal lagi,” terangnya.

Ini berarti pihak desa, khususnya kepala desa setempat sudah bertanggung jawab. Dengan demikian anggaran yang dipakai nantinya akan betul – betul bermanfaat, terutama bagi petani.

“Jalan baru tersebut, ke depan akan sangat bermanfaat, khususnya bagi petani yang akan bertransaksi hasil panennya dan juga bagi warga setempat yang akan bepergian ke desa sebelahnya, semoga pekerjaan jembatan itu akan cepat selesai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan