Berita  

Shiddiqiyyah Sampang Serahkan Rumah Layak Huni Pada Warga Tanggumong 

Kabag Kesra Pemkab Sampang Zaiful Muqoddas saat menyerahkan kunci rumah kepada Ach. Zainal Fatah

Dapurrakyatnews – Dalam rangka mensyukuri nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia (17/8/1945) dan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (18/8/1945) ke 79, Organisasi Torikoh Shiddiqiyyah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menggelar acara Santunan Nasional.

Santunan dikemas dalam bentuk penyerahan satu unit Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) kepada Ach. Zainal Fatah, warga Dusun Pliyang, Desa Tanggumong, Kabupaten Sampang, pada Jumat (23/8/2024) siang.

Hadir pada saat penyerahan, Walitalkim shiddiqiyyah Surabaya Muhlidin, Kabag Kesra Pemkab Sampang, Kapolsekta, Danramil Kota, Bakesbangpol, Kemenag, dan disaksikan masyarakat sekitar.

Ketua Panitia Pembangunan RSKILHS Sampang Syaiful Sulton mengatakan, kami membangun RSKILHS berdasarkan perintah dan seruan dari Mursyid Torikoh Shiddiqiyyah Syekh Muhtar Mukti Al mujtaba, serta bersyukur atas bimbingan dan teladannya dalam menjalankan kehidupan beragama, berbangsa dan bermasyarakat.

“Kita sebagai bangsa Indonesia dan warga negara Indonesia, selayaknya bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberi anugerah berupa kemerdekaan dan berdirinya NKRI,” ucapnya, Jumat (23/8/2024).

Sebagai bangsa Indonesia, Lanjutnya, kita mempunyai kewajiban mengisi kemerdekaan dengan amal yang bermanfaat, sesuai dengan kemampuan kita masing-masing.

Rumah Layak Huni yang di bangun oleh Shiddiqiyyah Sampang milik Ach. Zainal Fatah, warga Dusun Pliyang, Desa Tanggumong, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Jawa Timur (Foto: Moh. Mansur)

Menurutnya, pembangunan RSKILHS ini untuk dipersembahkan kepada masyarakat yang belum punya rumah atau yang tidak layak huni.

“Alhamdulillah, di tahun ini bisa membangun 130 unit rumah yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Sampang ini berikut penyerahan rumah kepada pemiliknya,” ujarnya.

Diungkapnya, program santunan RSKILHS ini dimulai sejak tahun 2002 silam.

Hingga tahun ini, total rumah yang sudah dibangun berjumlah 1790 unit rumah, dengan nilai dana Rp. 84.652.000.000,-

Di tambah lagi setiap tahun di bangun oleh Pemuda Shiddiqiyah dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda yang di mulai tahun 2010 dengan jumlah total 215 unit rumah dengan biaya Rp. 14. 767.000.000,-

Jumlah total pembangunan rumah layak huni yang sudah terbangun di seluruh wilayah Indonesia, sebanyak 2009 unit rumah.

Untuk wilayah Sampang, sudah terbangun 13 unit rumah yang tersebar di beberapa Kecamatan.

Pihaknya berharap, semoga rumah yang diserahkan menjadi rumah yang barokah serta program ini bisa berkelanjutan.

“Terima kasih atas dukungan dari semua pihak atas terlaksananya pembangunan rumah syukur ini hingga selesai,” tandasnya.

Dihadapan undangan yang hadir, Kabag kesra Pemkab Sampang Zaiful Muqoddas mengungkap kekagumannya,

“Pembangunan rumah layak huni sudah sangat luar biasa, ini menghabiskan dana 100 juta lebih, saya merasa sedikit malu,” ungkapnya.

Pasalnya, Pemkab Sampang sendiri hanya memberikan bantuan berupa dana stimulus dengan besaran dana di bawah Shiddiqiyah untuk satu unit rumah.

“Jadi sifatnya merehabilitasi, tidak bisa membangun sampai sebagus rumah ini,” ucapnya.

Menurutnya, Organisasi Shiddiqiyah ini luar biasa, baik dari sisi pengajian maupun kegiatan sosialnya.

“Semoga pertemuan kali ini bisa memberikan manfaat dan kami bisa memberikan bantuan kedepannya,” tandasnya.

Sementara Keluarga Penerima Manfaat Ach. Zainal Fatah mengucap terima kasih atas bantuan yang diterimanya.

“Syukur alhamdulillah, semula saya tak menyangka rumah saya akan dibangun sebagus ini,” ungkap bapak dari 4 orang anak ini.

Pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini berlinang air mata tanda sujud dan syukur, atas rejeki yang diterima tanpa diduga sebelumnya.

 

Tinggalkan Balasan