Satu Orang Korban Hanyut di Sungai Batang Lunang Ditemukan

Sungai
Korban yang diduga terseret derasnya arus Sungai Batang Lunang, saat dievakuasi oleh warga setempat.

Dapurrakyatnews, – Satu dari dua korban hanyut di sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, berhasil ditemukan pada Kamis (16/5/2024) pagi.

Korban yang ditemukan tersebut yaitu atas nama Dani (21) warga Lunang. Korban ditemukan masyarakat pada hari ke delapan pencarian, pasca hanyutnya dua korban bernama Toni dan Dani, Kamis (9/5/2024) lalu.

“Benar, korban yang hanyut sudah ditemukan tadi pagi. Jam 9 sudah dinaikkan dari sungai atas nama Dani,” ungkap Sunardi Camat Lunang, saat dihubungi Dapurrakyatnews.com, Kamis (16/5) siang.

Ia menjelaskan, korban ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa oleh masyarakat pada Kamis (16/5) tadi pagi sekitar 7 KM dari titik lokasi kejadian.

“Korban ditemukan di sungai Deket Jembatan kuning sungai Lunang areal PT Incasi Raya,” ujar Sunardi.

Sementara satu korban lainnya yaitu Toni (25), masih dilakukan pencarian dengan cara menyisiri aliran sungai tersebut.

Ia menuturkan, meskipun Basarnas sudah menutup operasi pencarian korban sesuai SOP, keluarga korban masih melakukan pencarian.

“Pagi tadi, masyarakat melihat korban mengapung. Namun mereka tidak berani ambil dan menelpon operator perahu di sekitar lokasi,” terangnya.

Di kesempatan lain, Komandan Regu Basarnas Pesisir Selatan, Riko Licardo mengungkapkan, operasi pencarian korban hanyut di Lunang dihentikan karena sudah tidak efektif dan sesuai dengan SOP.

“Pada Rabu (15/5) sekira Pukul 17.30 WIB, Operasi SAR telah dilaksanakan dengan hasil nihil. Berdasarkan hasil kesepakatan pihak keluarga dengan tim sar gabungan dan pihak perangkat nagari, dengan tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban maka operasi SAR dihentikan,” ungkap Riko saat dihubungi, Rabu (15/5) malam kemarin.

Diberitakan sebelumnya, diketahui ada dua warga terseret arus sungai Batang Lunang, di Kecamatan Lunang, Pessel, pada Kamis (9/5/2024) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kedua warga tersebut, hanyut terbawa arus sungai saat melangsir (mengangkut) buah sawit dengan menggunakan sampan.

Saat kejadian itu, kebetulan arus sungai lagi deras. Akibatnya, sampan yang mereka tumpangi terbalik dan hanyut. Satu korban atas nama Dani tidak bisa berenang.

Sedangkan, korban lainnya yaitu Toni bisa berenang dan berusaha menolong korban Dani. Namun keduanya hanyut terbawa arus sungai.

Tinggalkan Balasan