Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Lembaga Kesehatan Kelautan (Lakesla) TNI Angkatan Laut menggelar kegiatan bakti sosial dan edukasi kesehatan bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan penyelam tradisional, di Pulau Sapudi, Kamis (1/5/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat aktivitas penyelaman di laut.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa profesi sebagai nelayan penyelam memiliki risiko tinggi terhadap sejumlah gangguan kesehatan serius, seperti penyakit dekompresi akibat perubahan tekanan di bawah laut.
“Nelayan penyelam merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap gangguan kesehatan yang berkaitan dengan tekanan dan kekurangan oksigen dalam jaringan tubuh. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan mereka harus ditingkatkan,” ujar dr. Erliyati kepada dapurrakyatnews saat ditemui di balai Desa Prambanan, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan pentingnya kehadiran fasilitas Hyperbaric Oxygen Therapy (HBOT) di Kabupaten Sumenep sebagai penunjang layanan kesehatan yang lebih komprehensif bagi masyarakat kepulauan.
“Terapi oksigen hiperbarik sangat dibutuhkan, tidak hanya bagi para penyelam tradisional, tapi juga dalam penanganan penyakit lain seperti luka kronis, infeksi berat, atau gangguan peredaran darah yang membutuhkan suplai oksigen tinggi,” jelasnya.
Menurutnya, saat ini layanan HBOT hanya tersedia di Lakesla Surabaya dalam bentuk ambulans hiperbarik portabel yang penggunaannya terbatas.
dr. Erliyati, berharap pemerintah Kabupaten Sumenep dapat memiliki layanan HBOT permanen, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar untuk pembangunan infrastruktur dan pengadaan alat.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat menyediakan alat tersebut. Meskipun biayanya tidak kecil, investasi ini sangat strategis untuk mendukung kesehatan masyarakat pesisir dan kepulauan Sumenep,” tegasnya.
Kegiatan bakti sosial ini juga melibatkan pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan tentang keselamatan menyelam, serta simulasi penanganan pertama pada kasus gangguan penyelaman. Warga Pulau Sapudi menyambut antusias kegiatan ini, yang dinilai sangat membantu dan membuka wawasan baru tentang pentingnya kesehatan kerja bagi para nelayan.
Dengan kolaborasi antara Pemkab Sumenep dan Lakesla TNI AL, diharapkan ke depan akan semakin banyak program strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kepulauan.




