Berita  

Bupati Sumenep Berharap Jamaah Haji Asal Sumenep untuk Menjaga Kesehatan dan Fisik

Jamaah haji
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah bersama Sekda Sumenep dan Asisten Sekda saat melakukan foto bersama dengan 898 Jamaah Haji Kabupaten Sumenep.

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah, menggelar Manasik Akbar dan Pelepasan Simbolis Jama’ah Haji tahun 2024, yang digelar di gedung Korpri, Kabupaten Sumenep.

Dalam sambutannya Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji bagi seluruh jemaah asal Kabupaten Sumenep.

“Jamaah Haji yang hari ini siap kita lepas bersama sama dan Insyaallah besok malam atau malam jumat dan jumat pagi,” kata Bupati mengawali sambutannya. Rabu (5/6/2024).

Bupati berharap, perjalanan Jamaah haji dimulai hari ini sampai nanti pulang kembali selama 41 hari, pulang dengan keadaan selamat dan menjadi haji yang Mabrur.

Lanjutnya, perlu diingatkan kembali ibadah haji ini adalah ibadah yang sangat penting, karena bukan hanya sekedar panggilan, yang paling penting adalah menjaga kesehatannya dan fisik.

“Jadi fisik dipersiapkan sedemikian rupa, jadi kalau waktunya tidur, maka segeralah tidur. Jangan sampai belum ke Arofah kita sakit terlebih dahulu,” ujarnya.

Selain itu Bupati juga meminta kepada calon Jamaah haji, untuk membangun kebersamaan antar jemaah haji, karena berangkatnya bersama sama maka di sana harus bekerja sama dengan baik.

“Jangan lupa kita semua saling mendoakan, keluarga yang Sumenep mendoakan keluarga yang berangkat, yang berangkat juga mendoakan yang Sumenep dan tolong doakan juga Kabupaten Sumenep, ke depan agar lebih baik lagi,” tutupnya.

Sementara itu, Didik Wahyudi Asisten Pemerintahan dan Kesehatan Rakyat sebelumnya melaporkan kepada Bupati Sumenep, bahwa Jamaah Haji Kabupaten Sumenep berjumlah 898 orang.

“898 Jamaah haji tersebut terbagi 3 kloter, yaitu kloter 96 sebanyak 366 orang, kloter 97 sebanyak 367 orang dan Kloter 98 sebanyak 166 orang,” ungkapnya.

Selanjutnya dalam rangka kelancaran jamaah haji, Pemerintah Kabupaten Sumenep, memfasilitasi pemberangkatan jamaah haji dengan menyediakan sebanyak 24 bus, yang diperuntukkan kloter 96 dan kloter 97 sebanyak 18 bus dan 1 bus cadangan. Sedangkan untuk kloter 98 sebanyak 4 bus dan 1 cadangan.

“Di samping itu, pemerintah kabupaten Sumenep juga memfasilitasi dan menyediakan 8 truk pengangkut tas Jamaah atau yang disebut Sahara, 6 truk untuk kloter 96 dan 97 sedang 2 truk untuk kloter 98,” terangnya.

Semua hal tersebut menurut Didik Wahyudi, dibiayai oleh pemerintah daerah, melalui APBD yang melekat pada bagian kesejahteraan rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep.

“Selain itu, demi kesehatan dan kenyamanan jamaah selama perjalanan dari Sumenep sampai masuk asrama haji, setiap bus akan didampingi 1 orang petugas pemandu dari kemenag, 1 orang dari Kesra dan 1 orang perawat dari Dinas Kesehatan P2KB,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan