Berita  

Begini Pelaksanaan Integritas Layanan Primer di Puskesmas Pangarengan

Puskesmas
Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur,

Dapurrakyatnews – Di tahun ini, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mulai menjalankan sistem Integritas Layanan Primer (ILP) di Tingkat Puskesmas.

Kepala UPTD Puskesmas Pangarengan dr. Indah Nur Susanti menjelaskan, tujuan dari ILP adalah untuk mendekatkan akses layanan kesehatan, pada setiap fase kehidupan secara komprehensif dan berkualitas.

Atas pertimbangan ketersedian sumber daya, ruangan, sistem sarana dan prasarana di Puskesmas Pangarengan, maka dibagi menjadi 5 klaster, yaitu

1. Klaster Menejemen, yang meliputi : sistem informasi Puskesmas dan dashboard PWS, ketatausahaan, manajemen sumber daya, manajemen puskesmas, mutu dan keselamatan, jejaring puskesmas

2. Klaster Ibu dan Anak, meliputi : kesehatan ibu, anak, dan remaja

3. Klaster Usia Dewasa dan Lanjut Usia (Lansia)

4. Klaster Penanggulangan Penyakit menular yang meliputi kesehatan lingkungan, infeksius dan Surveilans.

5. Lintas Klaster meliputi :pelayanan gizi dan konseling, kesehatan gigi dan mulut, ldan laboratorium.

“Pelayanan dilakukan secara komprehensif, yang meliputi : promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, sesuai dengan siklus kehidupan dan masalah kesehatan yang dialami pengunjung Puskesmas, dan semua itu terintegrasi,” jelasnya usai memimpin apel pagi launching ILP di kantornya, Selasa (16/7/2024).

Dalam hal Skrining, lanjut dr.Indah, disesuaikan dengan siklus kehidupan, yang merupakan hal yang perlu dilakukan saat ada pengunjung atau pasien di Klaster ibu dan anak atau di dewasa dan lansia.

Pencatatan skrining pada pasien, memanfaatkan form yang telah disediakan tiap klaster.

“Untuk mewujudkan ILP, dibutuhkan dukungan dan proaktif semua komponen untuk percepatan implimentasinya, baik dari fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah, swasta, Ormas, profesi dan stakeholder lainnya,” tuturnya.

Saat ini, pihaknya berupaya menggerakkan jejaring layanan kesehatan yang ada, semisal Pustu, Posyandu dan Kader yang di wilayah kerjanya.

“Mari bersama wujudkan hati integrasi layanan primer di Kabupaten Sampang. Masyarakat sehat dambaan kami,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan