Alasan Dokumen Negara, Pos Sumenep Menolak Mempublikasikan Data KPM BLT BBM

- Editorial Team

Sabtu, 17 September 2022 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Dapurrakyatnews – Akibat kenaikan BBM, Pemerintah mengeluarkan bantuan sosial (bansos) tambahan, berupa bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM), yang akan diberikan kepada kelompok masyarakat rentan dan miskin.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban hidup masyarakat, ditengah kenaikan harga bensin subsidi, yang pasti dengan kebijakan tersebut akan berdampak, terhadap kenaikan harga barang dan jasa.

Niat baik Pemerintah ternyata tidak diikuti dengan transparansi data penerima manfaat oleh pihak penyalur. Tujuannya agar masyarakat dapat ikut mengawasi dan memastikan bantuan tersebut, diterima mereka yang memang layak untuk mendapatkannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Niat kami sebenarnya hanya ingin memastikan bahwa bantuan tersebut, benar benar sampai kepada masyarakat yang memang layak menerima,” kata Sanusi, salah satu tokoh pemuda dan pengusaha bahan bangunan dari Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Sabtu (17/9/2022).

Baca Juga:  Solidaritas Masyarakat Sumenep tolak Pengukuran Tanah yang Ditempati Kodim 0827 Sumenep

Namun kenyataan nya, kami mendapat penolakan dari pihak penyalur dalam hal ini PT Pos Sapudi, ketika kami menanyakan data penerima bansos, dengan alasan data tersebut dokumen Negara.

“Malah kami diarahkan oleh mereka (Pos Sapudi) untuk meminta data penerima kompensasi kenaikan BBM, kepada Dinas Sosial Kabupaten Sumenep,” tambahnya dengan nada kesal.

Menurutnya, kenapa setiap bantuan melalui PT Pos, mereka menolak mengeluarkan data malah melempar kepada pihak lain. Selalu yang disampaikan alasan klasik, rahasia negara atau dokumen negara. Ini khan bantuan sosial yang diberikan negara kepada rakyatnya, yang harusnya dipublikasikan.

Baca Juga:  Listrik di Giliraja Selalu Padam, Ini Harapan Tokoh Pemuda Giliraja

“Apalagi alasan rahasia Negara, bukan kali ini saja yang mereka sampaikan, beberapa kali bansos turun, mereka selalu keberatan mengeluarkan data penerima,” pungkasnya.

Baca juga :   Pos Sumenep Keberatan Buka Data Penerima BPNT, Bara JP Sumenep Berat nya dimana

Sementara itu Drs. Achmad Zulkarnain, MH, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, kepada Dapurrakyatnews menyampaikan bahwa, sesuai informasi yang saya dapat, yang saya terima dari kepala PT Pos Sumenep Ibu Leli, bahwa data itu dari Kemensos langsung ke PT Pos, tidak ke Dinsos Sumenep.

“Jadi buat teman teman yang ingin mengetahui dan untuk  info lebih yang jelas, silahkan menghubungi langsung ke Kepala PT Pos Sumenep, ujarnya.

Baca Juga:  Memasuki Tahun Ajaran Baru SDN Karangduak 2 Sumenep Mengelar MPLS

Menurutnya kejadian ini sama, saat pencairan BPNT melalui PT Pos, yang mana saat itu PT Pos juga keberatan, jika data penerima tersebut di Publikasikan dengan alasan dokumen Negara.

“Kenapa ini berbeda, jika penyalur bansos melalui bank Himbara, mereka  (Bank Himbara) tidak ada larangan data penerima dipublikasikan,” pungkasnya dengan nada kecewa.

Sebagai informasi, BLT BBM akan diberikan kepada 20,65 juta KPM sebesar Rp 150 ribu per bulan dan diberikan sebanyak 4 kali. Penyaluran akan diberikan dengan skema 2 tahap, di mana masing-masing penerima akan mendapatkan dana sebesar Rp 300 ribu.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru