BANYUWANGI, DapurRakyatNews – Serbuan Vaksin 1 juta di Hari menyambut HUT Bhayangkara ke-75 di GOR Tawang Alun yang diselanggarakan oleh Polresta Banyuwangi pada sabtu (26/6) kemaren. Menuai pergunjingan dimana, terlihat antusias warga yang ingin mendapatkan Vaksinasi gratis seakan tidak mematuhi Prokes (Protokol kesehatan) Covid-19.
Subscribe👉 Dapur Rakyat News TV
Menurut Kasubag Humas Polresta Banyuwangi Iptu Lita kurniawan, bahwa hal tersebut adalah bagian dalam mensukseskan program Pemerintah untuk melakukan 1 juta Vaksin setiap hari.
“Polri ambil bagian dalam sukseskan program pemerintah 1 juta vaksin setiap hari. Kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah yang utama.” Terang Lita.
Baca Juga : Pelan Tapi Pasti, Pemkab Sumenep Tinggalkan Absensi Konvensional
Saat disinggung terkait pengawasan dalam hal ini, kejadian antusias warga yang ingin mendapatkan suntik Vaksin Gratis seakan tidak mematuhi Prokes, Lita menegaskan bahwa petugas sudah berada disana mulai pagi. “Sudah tergelar anggota mulai pagi,” Tegasnya.
Wakapolresta Banyuwangi AKBP Didik Hariyanto, belum berhasil dikonfirmasi melalui chat WhatsApp hingga berita ini diterbitkan.
Baca Juga : Kepulauan Sumenep Darurat Covid-19, RS Terapung Hanya Mengapung
Tak hanya Wakapolresta, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, Sekda Banyuwangi Mujiono, yang berkordinasi dengan Polresta Banyuwangi terkait Vaksin massal tersebut.
Sekda Kabupaten Banyuwangi, telah menyatakan permohonan maaf terkait peristiwa tersebut. “Mohon maaf ya mas, sekali lagi mas, saya mohon maaf” Ungkapnya.
Baca Juga : Mengejutkan, Kerumunan Massa Dihadiri Orang Nomor Dua Sumenep
Saat disinggung terkait tidak adanya pengawasan dalam hal itu, Sekda Mujiono enggan menjawab konfirmasi dari jurnalis DapurRakyatNews dan hanya membaca pesan Whatsapp yang dikirimkan kepadanya.

“Saya akan terus ikut mengawal pemerintah apapun itu demi merangi virus corona ini mas,” Ujarnya.
Baca Juga : Bandel, J.P.K.P Minta Pemkab Serius Kelola Kota Keris
Dwi, juga sangat mengapresiasi kinerja dari pemerintah daerah maupun TNI-POLRI saat ini dimana telah mengikuti intruksi Presiden dan juga Panglima TNI dan Kapolri untuk Vaksinasi 1 juta Vaksin.
Dwi, juga sangat menyayangkan dimana yang ia lihat kejadian di GOR Tawang Alun lalu, adanya upaya Pemerintah untuk menghentikan penyebaran Virus Corona, menurutnya ini malah menambah klaster baru.
“Seharusnya dipersiapkan dulu mas, sebelum acara biar tidak jadi klaster baru. Kalau sudah gini ini siapa yang bertanggung jawab,” Tegas Dwi.
Selain itu menurut Dwi, tidak ada keterangan akan tidak menularnya virus diwaktu vaksinasi masal tersebut yang tidak mematuhi Prokes Covid-19.
Baca Juga : Investor Tak Berijin, Kredibilitas DPMPTSP Sumenep Dipertanyakan
“Ada tidak mas? keterangan resmi dari panitia bahwa warga msyarakat kemarin aman dan tidak tertular covid,” tutup Ketua J.P.K.P Banyuwangi, Dwi Wahyulianto.





Respon (1)