SITUBONDO, DapurRakyatNews – Meningkatnya jumlah masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirujuk ke RSUD Abdoer Rahem Kabupaten Situbondo, membuat ruangan ICU dan Non ICU Covid-19 penuh dan menambah ruangan baru, demikian disampaikan dr. Roekmy Prabarini, Plt Direktur RSUD Abdoer Rahem, Selasa (22/06).
Subscribe 👉 Dapur Rakyat News TV
“Di RSUD Abdoer Rahem sendiri tersedia 16 ruang ICU dengan ventilator dan tanpa ventilator. Saat ini ruangannya sudah penuh, karena banyak masyarakat yang terpapar Covid-19 saat ini.
Hal ini disebabkan karena RSUD Abdoer Rahem merupakan salah satu rumah sakit rujukan. Masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 dari masing-masing kecamatan dibawah kesini,” jelas dr. Roekmy.
Baca Juga : Polsek Kapongan Gelar Himbauan Prokes Covid-19 dan Sosialisasi Vaksinasi
Walaupun ruang ICU di RSUD Abdoer Rahem sudah ditambah fasilitasnya, sambung dr. Roekmy, tapi saat ini ruangannya sudah penuh dengan pasien Covid-19.
“Kami tetap maksimal untuk melayani dan menangani kasus-kasus Covid-19 yang sedang terjadi pada saat ini, dengan fasilitas sumberdaya yang ada termasuk tenaga medis dan dokter spesialisnya,” tuturnya.
Sedangkan isolasi di ruang Tulip, imbuh dr. Roekmy, yang sudah tersedia sebanyak 19 kamar semuanya sekarang sudah penuh.
Baca Juga : Peringati Harganas, Pemkab Situbondo Berikan Layanan Gratis
“Untuk mengantisipasi antrian pasien Covid-19 di UGD, kita sudah melakukan langkah dengan menambah ruangan Nusa Indah yang kapasitasnya sebanyak 16 bed, sejak siang tadi sudah mulai terisi,” jelasnya.
Dengan adanya tambahan ruang tersebut, kata dr. Roekmy, diharap semua pasien Covid-19 yang dikirim ke RS Abdoer Rahem Situbondo ini dapat tertampung semua.
“Ini langkah antisipasi agar tidak ada pasien yang antri di UGD. Jika Ruang Nusa Indah ini, masing-masing kamar terisi 2 orang, maka bisa ditempati sebanyak 32 pasien,” jelasnya.
Baca Juga : Situbondo Kirim Pulang Warga Ra’as Yang Terkonfirmasi Reaktif
Kemudian, imbuh dr Roekmy, tahap demi tahap peralatan dan sebagainya dilengkapi. Hal ini dilaksanakan, untuk mengatasi kondisi darurat Covid-19.
“Saat jumlah kasus Covid-19 melandai, kita hanya menyediakan ruang Wijaya Kusuma saja. Namun, karena saat ini jumlah kaus Covid-19 meningkat, maka kami nambah ruang Tulip dan ruang Nusa Indah.
Selain itu, kami juga harus melayani pasien Sehati dan pasien lainnya. Kita juga maksimal untuk pelayanan non covid-19,” pungkasnya.
Baca Juga : Bermasalah Saat Nyalon Kades Sapeken, Tidak Saat Menjadi BPD





Respon (1)