Dapurrakyatnews – Bupati Sumenep, Dr Achmad Fauzi Wongsojudo,SH. MH, berharap agar ambulans laut yang akan diserahkan melalui kelompok masyarakat di Pulau Sapudi, dapat dijaga dan dipelihara dengan baik.
Ia menekankan bahwa keberadaan ambulans laut ini sangat penting untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat, sehingga harus dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
“Saya berharap ambulans laut ini bisa benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, serta dijaga agar tetap dalam kondisi prima untuk melayani kebutuhan kesehatan di Sapudi,” ungkap Bupati. Minggu (22/9/2024).
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., mengungkapkan bahwa ambulan laut yang akan segera diluncurkan, bertujuan untuk memudahkan akses rujukan medis bagi masyarakat di kepulauan.
“Ambulan laut ini akan memberikan kemudahan saat masyarakat dirujuk, terutama dari kepulauan menuju Sumenep,” ujarnya.
Menurut drg Ellyah, pemanfaatan ambulan laut tidak hanya terbatas bagi pasien yang sakit. “Jika ada masyarakat yang meninggal dan ingin menggunakan fasilitas ini, juga diperbolehkan. Jadi, pemanfaatan ambulan laut bersifat kondisional dan dikelola oleh masyarakat,” jelasnya.
Ke depan, Dinas Kesehatan berencana untuk bekerja sama dengan BPJS Kesehatan agar ambulan laut dapat dicover oleh program jaminan kesehatan.
“Kami telah menyampaikan hal ini kepada BPJS. Selama sesuai dengan spesifikasi, ambulan laut ini bisa menjadi salah satu terobosan di Kabupaten Sumenep, mengurangi biaya bagi masyarakat,” tambahnya.
Kehadiran ambulan laut diharapkan bisa mengurangi biaya transportasi bagi keluarga pasien. “Kami berharap ambulan laut ini benar-benar dapat dimanfaatkan secara maksimal,” harapnya.
Sementara itu, untuk tahap awal, penggunaan ambulan laut akan difokuskan di Pulau Sapudi, dengan rencana pengembangan ke pulau-pulau lain secara bertahap.
Dinas Kesehatan mencatat bahwa selama ini, alat transportasi untuk pelayanan kesehatan di kepulauan mengalami berbagai kendala.
“Sering kali kami harus bergabung dengan angkutan laut umum, yang kurang efektif,” pungkas drg Ellyah. Dengan hadirnya ambulan laut, diharapkan akses layanan kesehatan di daerah kepulauan dapat tercover lebih baik.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Kelompok Masyarakat Peduli Sosial yang beralamat di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, yang akan mengelola dan menjalankan fasilitas kesehatan berupa perahu ambulan laut untuk melayani rujukan pasien.




